Sabtu, 30 Maret 2013

Lady of Crimson Rose

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Sebelumnya, saya ingin mengucapkan selamat hari Jumat Agung, Sabtu Sunyi, dan Paskah bagi viewers yang merayakan. Happy Easter, everyone! John 3:16!


Dress, ini adalah dress pertama yang tidak ada hubungannya dengan karya kuliah saya. Waktu itu kakak saya (si model dalam foto) meminta design dress dengan konsep "stunning and sexy". Baiklah, saya mencoba mendesign dan menentukan bahan apa saja yang akan dipakai dan memakai warna apa. 

Bahan yang dipakai adalah satin sutra 100% dan chiffon sutra 100%. Saya lumayan puas melihat hasilnya. Karena awalnya saya tidak yakin kalau red vivid itu cocok buat kakak saya. Rupanya segala kekhawatiran sirna sudah...

Kalau viewers pernah melihat advertising make up dari Korea Selatan yang dibintangi oleh Lee Young Ae, mungkin merasa dress nya mirip dengan ada yang di poster make up tersebut. Jujur, saya juga kaget. Iklan itu pun sudah keluar duluan sebelum dress ini saya design. Saya menyadari kalau tampak depan dress dibagian dada hampir sama. Tapi tidak dibagian lain, seperti addition chiffon, dan backless styling. Dan saya baru menyadari kalau dress-nya hampir sama, saat saya ke salah satu Mall di Jakarta dan melihat poster besarnya. Poster itu sudah lama terpajang, tapi saya baru menyadarinya setengah tahun yang lalu. Dan dress pesanan kakak saya ini mungkin baru berumur 1 tahun...

Coincidence tak disengaja seperti ini memang sering terjadi di dunia design... Tinggal kembali ke kejujuran hati dan pikiran desainer masing-masing.

And i can assure you that i'm saying the truth.

Senin, 25 Maret 2013

Post for Sketches and Illustrations


Gambar 1
Gambar 2
Gambar 3

Gambar 4

Gambar 5

Gambar 6

Gambar 7
Gambar 8
Gambar 9

Gambar 10

Gambar 11

Gambar 12

Gambar 13

Good day to all of you!

Hari ini saya mengepost beberapa sketsa saya. Gambar 1 itu hanya iseng-iseng dikala kerja, namun gambar 1 sampai 5 itu lebih condong ke fashion. Gambar 6 dan 7 itu hanya iseng tangan dalam mengarsir. Memang sudah keturunan kenapa arsiran saya berkesan ekspresionis. Ayah saya juga seorang ekspresionis. Saya ingat waktu saya SMP, Ayah saya membantu saya memakai cat minyak untuk melukis pertama kali, dan saya  dibuat kagum dimana Beliau menciptakan warna apel dengan menggunakan banyak warna. Apelnya menjadi hidup. Satu-satunya yang membuat saya yakin bahwa Apel itu hanyalah lukisan adalah cara Beliau mengaplikasikan sekian warna ke kanvas. Sapuan kuasnya begitu terlihat dan seperti memiliki perasaan. 

Gambar 8 sampai 13 adalah beberapa ilustrasi Hanbok, busana tradisional dari Korea. Jadi sewaktu memilih judul Tugas Akhir di ITB, saya ada ide gila yaitu menggabungkan kebudayaan Batak dengan kebudayaan Korea. Dengan corak Batak, saya ingin mengaplikasikannya ke kain yang akan dibuat menjadi Hanbok. Namun, judul itu tidak terpilih, hehehe. Tapi saya sempat membuat beberapa Illustrasi manakala Hanbok-Hanbok itu dapat terealisasikan.

NB : Apabila dari viewers ada yang tertarik memakai salah satu sketsa atau ilustrasi, mohon menanyakannya terlebih dahulu dengan memberikan komentar dibawah ini. Terima kasih. :)


Sabtu, 16 Maret 2013

Ulos Sibolang

Gambar 1

Gambar 2

Ulos Sibolang adalah Ulos yang melambangkan dukacita. Saya memakai motif Ulos ini dan mengkomposisikan motif tersebut menjadi komposisi baru dan di printing diatas kain sutra dan kain siffon. 

Saya tidak pernah menggunakan hasil karya yang satu ini secara sembarangan. Karya ini dibuat tanpa maksud mengurangi nilai dan tidak ada maksud menghina Ulos Sibolang. Diluar itu, saat saya memperlihatkan karya saya di Sidang Akhir, para Dosen terpukau dengan motif Ulos Sibolang yang sangat Indah. 

Well, Batak Culture is beautiful, isn't it?

NB : Model di semua picutre post blog ini adalah Kakak kandung saya, Helena. :)


Selasa, 12 Maret 2013

These are my 1st MASTERPIECES...

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3



Setelah sekian lama tidak posting karya... Yapp, Olivia's back!

3 karya diatas adalah karya pertama saya, dan karya-karya yang paling sering diambil dan di copy paste para blogger.
Sedihnya, jarang yang menuliskan kredit. Well, Majalah Kawanku pernah memakai salah satu foto karya ini, saya lupa di edisi nomor berapa.

Majalah Kawanku pernah juga menaruh karya Tugas Akhir kuliah saya, di rubrik yang dimana juga mengenai kebudayaan Batak. Someday i'll post it in here.

Karya ini memakai Ulos Sadum, Ulos favorit saya. Saya pernah bertemu Merdi Sihombing (my role model) di acara Ulosvaganza-ITB, beliau pernah mengatakan bahwa pakailah Ulos sesuai dengan makna ulos tersebut.
Saya sempat merasa bersalah karena menggunting-gunting Ulos untuk dijadikan busana. Tapi setelah membaca (dan memiliki) one of the most awesome book about Batak, "Legacy in Cloth" by Sandra Niessen, saya mengetahui bahwa guna Ulos pertama kali adalah memang untuk pakaian. Perkembangan budaya dan zaman lah yang membuat Ulos memiliki makna disetiap jenisnya. Dan juga saya tidak menggunting-gunting Ulos untuk hal yang mempermalukan Ulos itu sendiri. Dan saya tidak menyalahi makna Ulos Sadum itu sendiri.

(Tapi untuk jaga-jaga, Saya menggunakan teknik Digital Printing sebagai pengaplikasian motif Ulos pada kain. Jadi tidak menggunakan Ulos asli lagi. Karena sebenarnya, Ulos asli tenun itu sangat MAHAL dan BERHARGA.)

Ada orang-orang menganggap Ulos sekarang itu mistis. Saya sendiri tidak. Ulos itu warisan budaya Batak yang harus kita jaga keeksistensiannya.

Ohya, selamat hari raya Nyepi bagi yang merayakan. God bless all :)